Padahari ketujuh melakukan pati geni (tidak makan, minum dan tidur) sehari semalam dan berbuka pada jam 06.00 pagi. 3. Selama berpuasa ayat dibaca 7 kali setiap selesai sholat fardhu. 4. Setelah selesai menjalankan puasa, pada hari-hari biasa baca 3 kali setelah selesai sholat subuh dan maghrib 5.
Ajianini kecuali betul-betul langka yang memilikinya, persyaratannya betul-betul berat. Aji Saipi Angin memakai lelaku, salah satunya berpuasa cuma memakan daun-daun mentah saja tanpa diberi garam. Minumnya juga air tawar, namun bisa juga direbus. Puasanya diawali hari Selasa Kliwon. Ajian Kidang Kuning juga tidak kalah hebatnya.
PusakaDunia yang paling banyak dicari di google antara lain ilmu saipi angin versi islam, ilmu saipi angin tanpa puasa, cara mendapatkan ajian saipi angin, ajian saipi geni sunan kalijaga, ajian sapu angin tanpa puasa, kayu badam, ilmu saipi banyu, amalan saipi angin, mustika bertuah ampuh, benda bertuah paling ampuh, mustika paling ampuh
MANTRAAJIAN SAIPI ANGIN = "INGSUN AMATEK AJIKU SI SAIPI ANGIN, LAKUKU INGIRING BARAT LESUS ANGIN PONCOWARNO BAYU BOJRO SINDUNG RIWUT, SAKABEHING KEKAYON KANG KATRAJANG PODHO SOL RUBUH. Ini aji JAYA KAWIJAYAN yang membuat pemiliknya bisa memiliki kecepatan berlari seperti angin, badan ringan seperti kapas. Bila menempuh perjalanan jauh
Caramendapat ajian ini puasa 40 hari, makan dedaunan mentah (tanpa dimasak) tanpa garam. Minumnya air putih. Puasa mulai Sabtu Kliwon. Aji dibaca di muka halaman rumah ketika akan bepergian. TINGKAT KEBERHASILAN MASING MASING BEDA TINGGAL KEPEKAAN DAN SERAH PASRAH PADA SANG PENCIPTA BERSIH HATI ,SUCI DIRI SEMOGA SELALU DAPAT RAHMAH DAN BERKAH
Doasapu angin agar tidak mudah lelah. Untuk memperoleh aji sapu angin, langkah pertama adalah dengan berpuasa mutih selama 7 hari berturut-turut. Pada hari terakhir, lakukan puasa pati geni. Nah, selama proses puasa tersebut setiap usai melaksanakan shalat fardhu 5 waktu harus membaca ayat di bawah ini sebanyak 7 kali.
Wd66f. 80% found this document useful 5 votes4K views1 pageDescriptionPanduan mudah dan ringkas tentang cara mengamalkan ajian seipi angin yang berkhasiat untuk mempercepat langkah saat berlari maupun berjalanCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCShare this documentDid you find this document useful?80% found this document useful 5 votes4K views1 pageAjian Seipi AnginDescriptionPanduan mudah dan ringkas tentang cara mengamalkan ajian seipi angin yang berkhasiat untuk mempercepat langkah saat berlari maupun berjalanFull descriptionJump to Page You are on page 1of 1Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Dalam khasanah ilmu-ilmu gaib tanah Jawa dikenal berbagai jenis ilmu kedigdayaan penakluk jarak dan waktu. Salah satunya adalah Ajian Saipi Angin. Ajian ini ada tiga jenis, dua lainnya dinamakan Ajian Kidang Kuning dan Asma Gunting. Ketiga ajian tersebut fungsinya sama, untuk peringan tubuh atau untuk menempuh perjalanan jauh dengan singkat tanpa merasa susah payah. Konon, menurut cerita Ajian Saipi Angin hanya bisa dimiliki oleh para pertapa atau pendekar kelas tinggi. Ajian ini selain sangat langka yang memilikinya, persyaratannya sangat berat. Aji Saipi Angin menggunakan lelaku, salah satunya berpuasa hanya memakan daun-daun mentah saja tanpa diberi garam. Minumnya juga air tawar, tetapi dapat juga direbus. Puasanya dimulai hari Selasa Kliwon. Ajian Kidang Kuning juga tak kalah hebatnya. Bagi yang sudah menguasainya dapat berlari dengan cepat hingga kakinya bagai tak menginjak bumi. Syarat untuk menguasai ajian ini salah satunya yaitu berpuasa dengan cara berpuasa Ngidang’, puasa yang hanya memakan daun-daun mentah yang berada dibawah, minumnya pun air mentah, boleh direbus asal jangan memakai garam. Adapun syarat lainnya bila sudah menguasai Ajian ini, bila berjalan dengan orang lain haruslah berada di depan sendirian. Sementara itu, Esmu atau Asma Gunting adalah ilmu untuk memotong perjalanan jauh menjadi dekat. Hanya dengan menyilangkan tangan di depan dada. Syarat untuk menguasainya ialah dengan membaca tiga kali mantra ajian ketika kita akan makan dan sesudahnya, tidak boleh mencuci tangan sehabis makan dan bila digunakan ajian ini dibaca tiga kali “Tut Jati Lub, Mongso Allah Mongso Rasulullah.” Kedengarannya sungguh aneh syarat untuk menguasai Esmu Gunting. Tetapi begitulah nenek moyang kita memberikan petunjuknya, tinggal kita meyakini dan melestarikannya. Di luar ketiga ilmu penakluk jarak dan waktu tersebut, ternyata masih ada satu ilmu serupa. Namanya Ilmu Lipat Bumi. Amalan tentang ilmu langka ini di dapatkan dari paranormal terkemuka saat ini, Saipudin. “Berkat ketekunan para ulama di zaman dahulu dan seiring perkembangan Islam ditanah air, banyak ulama atau kiai yang mendapatkan ilmu laduni atau ilmu langsung dari Allah. Mereka mendapat petunjuk atau ilham untuk menguasai satu ilmu yang bersumber dari Al Qur’an. Salah satunya adalah Ilmu Lipat Bumi ini,” Menurutnya, para wali di tanah Jawa dahulu juga mempergunakan Ilmu Lipat Bumi ini untuk memenuhi undangan Sunan Bonang, ketika mereka akan berkumpul untuk mengadakan rapat. Ketika itu, Sunan Bonang menggunakan bedug untuk memanggil para wali yang menyebar di berbagai tempat di tanah Jawa. Ketika mendengar bedug yang ditabuh Sunan Bonang, para wali menggunakan Ilmu Lipat Bumi untuk segera memenuhi panggilan Sunan Bonang. Petunjuk dan amalan Ilmu Lipat Bumi adalah sebagai berikut “WA LAMMAA TAWAJJAHA TILQOO’A MADYANA QOOLA ASAA ROBBII AYYAHDIYANII SAWAA’AS SABIILI WA LAMMAA WARODA MAA’A MADYANA WAJADA ALAIHI UMMATAM MINANNAASI YASQUUNA WA WAJADA MIN DUUNIHIM RO’ATAINI TADZUUDAANI QOOLA MAA KHOTBUKUMAA QOOLATAA LAA NASQII HATTAA YUSDIRORRI’AA’U WA ABUUNAA SYAIKHUN KABIIRUN. FASAQOO LAHUMAA TSUMMA TAWALLAAIL ADZILLI” QS. Al Qashash 22-24 – Puasa 40 hari. Selama berpuasa tidak boleh mengkonsumsi makanan yang bernyawa dan apa yang keluar darinya, seperti telur dan susu. Puasa dimulai pada hari Kamis. – Pada hari pertama berpuasa, tepatnya pada malam Jum’at tepat pukul 0100 dini hari, pahat/ukir/tulislah ayat tersebut di atas pada sebatang Kayu Badam. – Lalu, mulai keesokan harinya Jum’at sampai genap 40 hari, amalkan ayat di atas sebanyak 100 kali setiap usai menunaikan salat 5 waktu. Sewaktu membaca amalannya, batang Kayu Badam harus diletakkan di depan Anda. – Apabila Anda sudah melihat batang Kayu Badam itu bergerak sendiri, maka itu artinya ritual yang Anda lakukan sudah mencapai taraf keberhasilan. Lalu, bagaimana cara menggunakannya jika ritual Ilmu Lipat Bumi sudah berhasil? “Apabila Anda ingin pergi ke suatu tempat yang jauh, maka peganglah batang Kayu Badam itu di tangan kanan Anda, sambil membayangkan tempat yang akan Anda tuju. Kemudian bacalah ayatnya, lalu pejamkan kedua mata Anda. Setelah itu segeralah Anda melangkah perlahan, kemudian bukalah mata Anda kembali. Dengan izin Allah, Anda akan sampai di tempat tujuan. Subhanallah!” urai Saipudin
cara mendapatkan ajian saipi angin